TAUHID HAKEKAT DAN KEDUDUKANNYA
Oleh Putut Wijanarko
Tauhid adalah pegangan
pokok dan sangat menentukan bagi kehidupan manusia,karena tauhid menjadi
landasan bagi setiap amal yang dilakukan ,hanya amal yang dilandasi dengan
tauhidlah menurut tuntunan islam yang akan menghantarkan manusia pada kehidupan
yang baik dan kebahagiaan yang hakiki di alam Akherat nanti.
Allah Ta’ala berfirman
:
“ Barang siapa
mengerjakan amal soleh,baik laki – laki maupun perempuan sedang ia dalam
keadaan beriman,maka sesungguhnya akan kami beri balasan kepada mereka dengan
pahala yang lebih baik lagi dari apa yang telah mereka kerjakan.” ( An-Nahl:97)
Berdasarkan pada
pentingnya peranan tauhid dalam kehidupan manusia,maka wajib bagi setiap muslim
untuk mempelajarinya.
Tauhid bukan sekedar
mengenal dan mengerti bahwa pencipta alam semesta ini Allah,bukan sekedar
mengetahui bukti – bukti rasional tentang kebenaran wujud ( keberadaan ) –Nya dan Wahdaniyah ( Keesaan)-Nya,dan bukan pula sekedar mengenal asma dan sifat-Nya .
Iblis mempercayai bahwa
tuhannya adalah Allah,bahkan mengakui keesaan dan kemahakuasaan Allah dengan permintaanya
kepada Allah melalui asma dan sifatNya . Kaum Jahiliyah kuno yang dihadapi
Rosullloh Shallallahu alaihi wasallam juga meyakini Tuhan pencipta,pengatur,pemelihara
dan penguasa alam semesta ini adalah Allah ( lihat Al Qur’an :38:82,31:25,23:84-89).Namun
kepercayaan dan keyakinan mereka itu belum menjadikan mereka sebagai makhluk
yang berpredikat MUSLIM,yang beriman
kepada Allah Ta’ala.Dari sinilah lalu timbul pertanyaan “ Apakah hakekat tauhid itu ? “
Tauhid adalah pemurnian
ibadah kepada Allah,yaitu menghambakan diri hanya kepada Allah secara murni dan
konsekwen, dengan mentaati segala perintahNya dan menjauhi segala laranganNya
dengan penuh sara rendah diri,cinta,harap dan takut kepadaNya.
Allah Ta’ala berfirman
:
“Aku menciptakan Jin
dan Manusia ,tiada lain hanyalah untuk beribadah kepadaKu ( Adz-Dzariyah :56 )
Ibadah adalah
menghambakan diri kepada Allah Ta’ala dengan mentaati segala perintahNya dan
menjauhi segala laranganNya,sebagaimana yang telah disampaikan oleh Rosullloh
Shallallahu alaihi wasallam .Dan inilah hakekat agama islam,karena islam
maknanya ialah penyerahan diri kepada Allah semata-mata yang disertai dengan
kepatuhan mutlak kepadaNya dengan penuh rasa cinta dan rendah diri.Ibadah
berarti pula segala perkataan dan perbuatan ,baik lahir maupun batin yang
dicintai dan di ridloi Allah.Dan suatu amal akan diterima oleh Allah sebagai
suatu ibadah apabila diniati dengan ikhlas,semata-mata karena Allah dan
mengikuti tuntunan Rosullloh Shallallahu alaihi wasallam .
Allah Ta’ala berfirman
dalam Surat An-Nahl :36
“ Dan sesungguhnya kami
telah mengutus rasul pada setiap umat ( untuk menyerukan ) Beribadah kepada
Allah ( saja ) dan jauhilah thaghut .”
Berdasarkan pada ayat
tersebut diatas maka kita sebagai umat islam janganlah berbuat thaghut.Thaghut
ialah setiap yang diagungkan selain Allah dengan disembah ditaati atau
dipatuhi.Baik yang diagungkan itu batu,manusia,ataupun setan.Sebab apabila kita
berbuat thghut sama saja kita berbuat syirik.Syirik ialah memperlakukan sesuatu
selain Allah ,sama dengan Allah
dalam hal yang merupakan hak khusus bagiNya.
Allah Ta’ala berfirman
:
“ Dan tuhanmu telah memperintahkan
supaya kamu jangan beribadah kecuali hanya kepadaNya ,dan hendaklah kamu
berbuat baik kepada ibu bapakmu dengan sebaik – baiknya.Jika salah seorang
diantaranya atau kedua – duanya mencapai usia lanjut dalam pemeliharaanmu,maka jangan sekali –
kali kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ ah “ dan jangan kamu membentak
mereka.serta ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.Dan rendahkanlah
dirimu kepada mereka berdua dengan rasa penuh kasih sayang,dan ucapkanlah “
Wahai Tuhanku ,kasihinilah mereka berdua sebagaimana mereka berdua telah
mendidikku waktu kecil.” ( Al-Isra; 23-24 )
Kalau kita telaah lebih
dalam tulisan diatas tadi ,Allah menciptakan manusia tiada lain hanya untuk
beribadah kepadaNya dan kita sebagai manusia yang menganggap diri kita muslim
punya tugas untuk selalu menyiarkan sekalipun hanya satu ayat kepada umat
manusia untuk menunjukkan kepada mereka bahwa islam adalah agama yang benar.
Sumber : Buku
Tauhid
Penulis : Syaikh
Muhammad At-Tamimi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar