Kamis, 13 Oktober 2011


TAUHID HAKEKAT DAN KEDUDUKANNYA
Oleh Putut Wijanarko
Tauhid adalah pegangan pokok dan sangat menentukan bagi kehidupan manusia,karena tauhid menjadi landasan bagi setiap amal yang dilakukan ,hanya amal yang dilandasi dengan tauhidlah menurut tuntunan islam yang akan menghantarkan manusia pada kehidupan yang baik dan kebahagiaan yang hakiki di alam Akherat nanti.
Allah Ta’ala berfirman :
“ Barang siapa mengerjakan amal soleh,baik laki – laki maupun perempuan sedang ia dalam keadaan beriman,maka sesungguhnya akan kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik lagi dari apa yang telah mereka kerjakan.” ( An-Nahl:97)
Berdasarkan pada pentingnya peranan tauhid dalam kehidupan manusia,maka wajib bagi setiap muslim untuk mempelajarinya.
Tauhid bukan sekedar mengenal dan mengerti bahwa pencipta alam semesta ini Allah,bukan sekedar mengetahui bukti – bukti rasional tentang kebenaran wujud                 ( keberadaan ) –Nya dan Wahdaniyah ( Keesaan)-Nya,dan bukan pula sekedar mengenal asma dan sifat-Nya .
Iblis mempercayai bahwa tuhannya adalah Allah,bahkan mengakui keesaan dan kemahakuasaan Allah dengan permintaanya kepada Allah melalui asma dan sifatNya . Kaum Jahiliyah kuno yang dihadapi Rosullloh Shallallahu alaihi wasallam juga meyakini Tuhan pencipta,pengatur,pemelihara dan penguasa alam semesta ini adalah Allah               ( lihat Al Qur’an :38:82,31:25,23:84-89).Namun kepercayaan dan keyakinan mereka itu belum menjadikan mereka sebagai makhluk yang berpredikat MUSLIM,yang beriman kepada Allah Ta’ala.Dari sinilah lalu timbul pertanyaan “ Apakah hakekat tauhid itu ?
Tauhid adalah pemurnian ibadah kepada Allah,yaitu menghambakan diri hanya kepada Allah secara murni dan konsekwen, dengan mentaati segala perintahNya dan menjauhi segala laranganNya dengan penuh sara rendah diri,cinta,harap dan takut kepadaNya.
Allah Ta’ala berfirman :
“Aku menciptakan Jin dan Manusia ,tiada lain hanyalah untuk beribadah kepadaKu             ( Adz-Dzariyah :56 )
Ibadah adalah menghambakan diri kepada Allah Ta’ala dengan mentaati segala perintahNya dan menjauhi segala laranganNya,sebagaimana yang telah disampaikan oleh Rosullloh Shallallahu alaihi wasallam .Dan inilah hakekat agama islam,karena islam maknanya ialah penyerahan diri kepada Allah semata-mata yang disertai dengan kepatuhan mutlak kepadaNya dengan penuh rasa cinta dan rendah diri.Ibadah berarti pula segala perkataan dan perbuatan ,baik lahir maupun batin yang dicintai dan di ridloi Allah.Dan suatu amal akan diterima oleh Allah sebagai suatu ibadah apabila diniati dengan ikhlas,semata-mata karena Allah dan mengikuti tuntunan Rosullloh Shallallahu alaihi wasallam .
Allah Ta’ala berfirman dalam Surat An-Nahl :36
“ Dan sesungguhnya kami telah mengutus rasul pada setiap umat ( untuk menyerukan ) Beribadah kepada Allah ( saja ) dan jauhilah thaghut .”
Berdasarkan pada ayat tersebut diatas maka kita sebagai umat islam janganlah berbuat thaghut.Thaghut ialah setiap yang diagungkan selain Allah dengan disembah ditaati atau dipatuhi.Baik yang diagungkan itu batu,manusia,ataupun setan.Sebab apabila kita berbuat thghut sama saja kita berbuat syirik.Syirik ialah memperlakukan sesuatu selain Allah ,sama dengan         Allah dalam hal yang merupakan hak khusus bagiNya.
Allah Ta’ala berfirman :
“ Dan tuhanmu telah memperintahkan supaya kamu jangan beribadah kecuali hanya kepadaNya ,dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu dengan sebaik – baiknya.Jika salah seorang diantaranya atau kedua – duanya mencapai usia lanjut  dalam pemeliharaanmu,maka jangan sekali – kali kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ ah “ dan jangan kamu membentak mereka.serta ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.Dan rendahkanlah dirimu kepada mereka berdua dengan rasa penuh kasih sayang,dan ucapkanlah “ Wahai Tuhanku ,kasihinilah mereka berdua sebagaimana mereka berdua telah mendidikku waktu kecil.” ( Al-Isra; 23-24 )
Kalau kita telaah lebih dalam tulisan diatas tadi ,Allah menciptakan manusia tiada lain hanya untuk beribadah kepadaNya dan kita sebagai manusia yang menganggap diri kita muslim punya tugas untuk selalu menyiarkan sekalipun hanya satu ayat kepada umat manusia untuk menunjukkan kepada mereka bahwa islam adalah agama yang benar.
Sumber : Buku Tauhid                                                                                                                                                                                                                                                     
Penulis : Syaikh Muhammad At-Tamimi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar