KEUTAMAAN MENGINGAT KEMATIAN
Ditulis kembali oleh: Putut
Wijanarko
Sumber :Buku” Bimbingan Untuk
Mencapai Tingkat Mu’min”.
1. Perintah memperbanyak mengingat kematian :
“ Perbanyaklah mengingat-ngingat sesuatu
yang melenyapkan segala macam
kelezatan ( kematian )” diriwayatkan oleh Tarmidzi.
2. Mengingat kematian dapat melebur dosa dan bersuhud :
“
Perbanyaklah mengingat kematian ,sebab yang demikian itu akan menghapus
dosa dan menyebabkan timbulnya kezuhudan di dunia”. Diriwayatkan oleh Ibnu
Abiddunya
3.Kematian sebai penasehat pada diri sendiri :
“
Cukuplah kematian itu sebagai penasehat “
Diriwayatkan oleh Thabrani
dan Baihaqi
4.Orang yang cerdik adalah orang yang terbanyak mengingat kepada
kematian :
“ Secerdik-cerdik manusia ialah yang
terbanyak ingatannya kepada kematianserta terbanyak persiapannya untuk
menghadapi kematian itu.Mereka itulah orang-orang yang benar-benar cerdik dan
mereka akan pergi kea lam baka dengan membawa kemuliaan dunia serta kemuliaan
akhirat”.
Diriwayatkan oleh Ibnu
Majah dan Ibnu Abiddynnya.
Abdullah bin Nuthrif
berkata :
“ Kematian itu dapat melenyapkan
kenikmatan yang dirasakan oleh orang-orang yang diliputi oleh kenikmatan
itu.Oleh sebab itu carilah kenikmatan yang tidak ada kematiaanya yakni tidak
ada habisnya “.
Ketahuilah bahwa seseorang yang senantiasa berkecimpung
dalam kemewahan keduniaan,yang tenggelam karena tertipu oleh keindahannya serta
yang amat mencintai kesyahwatan-kesyahwatan serta
kesenangan-kesenangannya,pastilah terlupa hatinya dari mengingat-ngingat
kematian itu.Bahkan ia tidak ingat sama sekali bahwa pada suata ketika ia juga
akan mati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar