Sabtu, 15 Oktober 2011


KEUTAMAAN MENGINGAT KEMATIAN
Ditulis kembali oleh: Putut Wijanarko
Sumber :Buku” Bimbingan Untuk Mencapai Tingkat Mu’min”.

         Ada beberapa hadits Rasulullah s.a.w yang menjelaskan keutamaan mengingat-ngingat perihal kematian itu,diantaranya ialah :

1. Perintah memperbanyak mengingat kematian :
   “ Perbanyaklah mengingat-ngingat sesuatu yang melenyapkan          segala macam kelezatan ( kematian )” diriwayatkan oleh Tarmidzi.

2. Mengingat kematian dapat melebur dosa dan bersuhud :
     Perbanyaklah mengingat kematian ,sebab yang demikian itu akan menghapus dosa dan menyebabkan timbulnya kezuhudan di dunia”. Diriwayatkan oleh Ibnu Abiddunya

3.Kematian sebai penasehat pada diri sendiri :
     Cukuplah kematian itu sebagai penasehat “
Diriwayatkan oleh Thabrani dan Baihaqi

4.Orang yang cerdik adalah orang yang terbanyak mengingat kepada kematian :
   “ Secerdik-cerdik manusia ialah yang terbanyak ingatannya kepada kematianserta terbanyak persiapannya untuk menghadapi kematian itu.Mereka itulah orang-orang yang benar-benar cerdik dan mereka akan pergi kea lam baka dengan membawa kemuliaan dunia serta kemuliaan akhirat”.
Diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Ibnu Abiddynnya.

Abdullah bin Nuthrif berkata :
      “ Kematian itu dapat melenyapkan kenikmatan yang dirasakan oleh orang-orang yang diliputi oleh kenikmatan itu.Oleh sebab itu carilah kenikmatan yang tidak ada kematiaanya yakni tidak ada habisnya “.
         Ketahuilah bahwa seseorang yang senantiasa berkecimpung dalam kemewahan keduniaan,yang tenggelam karena tertipu oleh keindahannya serta yang amat mencintai kesyahwatan-kesyahwatan serta kesenangan-kesenangannya,pastilah terlupa hatinya dari mengingat-ngingat kematian itu.Bahkan ia tidak ingat sama sekali bahwa pada suata ketika ia juga akan mati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar